Inilah Sejarah Website dan Perkembangannya

Inilah Sejarah Website dan Perkembangannya
Para pencinta internet, website merupakan istilah yang sangat lumrah didengar. Website merupakan kumpulan dari berbagai halaman situs lalu dirangkum melalui domain maupun subdomain. Website sendiri merupakan kependekan dari WWW (World Wide Web).

Halaman web pada website biasanya berupa dokumen yang tertuang melalui format HTML, yang biasanya dapat diakses dengan HTTP. Biasanya dalam web sendiri, kita juga sering mendengar yang namanya URL. Nah, URL inilah yang berguna untuk mengelola halaman situs hingga membentuk sebuah hierarki.

Sebelumnya, bagaimana asal mula dan sejarah website hingga populer sampai saat ini? Ya, asal mula terbentuknya website sebenarnya, berawal dari seorang ahli sekaligus penemu World Wide Web (Website yang bernama Sir Timothy Jihn “Tim” Berners-Lee.

Di tahun 1980, sejak ia masih berprofesi sebagai kontraktor bebas di perusahaan CERN, Berners-Lee kemudian mengajukan proyek dengan basis hypertext yang bertujuan memfasilitasi pembaharuan dan pembagian informasi bagi para peneliti. Melalui bantuan Robert Cailliau, akhirnya ia menciptakan sebuah sistem prototipe yang dinamakan sebagai Enquire.

Kemudian setelah Berners-Lee meninggalkan CERN dan bekerja di sebuah perusahaan John Poole’s Image Computer System, Ltd kemudian Berners-Lee kembali pada tahun 1984 menjadi rekan peneliti. Akhirnya ia mengembangkan ide yang sama parsis ketika ia menggunakannya untuk menciptakan sebuah prototipe yang dinamakan Enquire tadi untuk membangun dan menciptakan yang namanya World Wide Web atau WWW.

Pada saat itu, ia membangun dan mendesain browser pertama yang bernama WWW tadi lalu dikembangkan dengan melalui NeXTSTEP dengan server web yang pertama bernama HTTPD.

Adapun situs web yang pertama dibuat oleh Berners-Lee dengan link http://info.cern.ch/ kemudian website tersebut online pertama kalinya sejak tahun 1991 pada bulan Agustus. Hingga kini website menjadi sangat terkenal di kalangan para pengguna internet.

Pasalnya website dapat berupa bentuk hasil kerja yang berasal dari individu maupun dari perusahaan atau organisasi tertentu. Website dapat berisi pranala atau hyperlink yang terhubung pada website yang lainnya. Sehingga terkadang orang menjadi bingung antara website individu dengan website perusahaan atau organisasi.

Website sendiri ditulis dan dikonversi ke dalam bentuk HTML kemudian diakses dengan bantuan software yang dinamakan web browser, biasanya dikenal dengan nama HTTP Client. Halaman web sendiri bisa diakses atau dilihat dengan jaringan komputer yang terhubung oleh koneksi internet.

Website dibuat pada sistem komputer dengan nama server web, biasanya juga dikenal dengan nama HTTP Server. Adapun webserver yang biasa digunakan adalah berupa Apache atau Microsoft Internet Information Service.

Berdasarkan sejarah website, kini perkembangannya kian semakin pesat. Hal ini dikarenakan website bisa dikatakan sebagai dunianya informasi, karena di sana terdapat berbagai macam informasi yang dicari pengguna internet. Untuk lebih mengenali yang namanya website, kita akan ulas sejarah perkembangan website berikut ini :

1. Mulai Dari Web 1.0

Web pertama yang juga termasuk implementasi situs web pertama kali terdapat pada Web 1.0. Berdasarkan pernyataan Berners-Lee, Web 1.0 ini dijuluki dengan nama read-only web. Sehingga bisa kita simpulkan, bahwa web awal ini bisa memungkinkan kita semua untuk membaca dan mencari informasi. Selain itu, web awal sangat jarang terjadi interaksi maupun kontribusi konten tulisan tersebut.

2. Kemunculan Web 2.0

Sejak kemunculan Web 2.0 fungsi website pun turut bergeser. Melalui Web 2.0 inilah, user memasok informasi sebagian besar melalui internet. Selain itu, kemunculan web 2.0 memungkinkan terjadinya komunikasi 2 arah.

3. Perkembangan Website di Web 3.0

Dengan adanya transisi website dari Web 2.0 menuju Web 3.0 kini mencerahkan para pengguna internet dan memudahkan pengguna untuk mengakses web lebih mudah lagi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya web atau situs yang kompatibel dengan smartphone atau ponsel mobile sehingga mobile tersebut berkontribusi memberikan informasi untuk pengguna dengan lebih mudah.

Demikianlah sejarah website dan perkembangannya dari tahun ke tahun mulai dari web 1.0 hingga bertransisi menjadi web 3.0.

Author: 
    author

    Related Post

    Comments are closed.