Mengintip Dena Rahman dan Bisnis Drama Online, Usaha Baru Mantan Artis Cilik

Mengintip Dena Rahman dan Bisnis Drama Online, Usaha Baru Mantan Artis CilikDrama, Debut Bisnis Mantan Artis Cilik

Kiprah Dena Rahman sebagai artis cilik memang sudah berakhir. Kini, di usianya yang sudah matang, ia pun mulai memberanikan diri untuk melangkahkan kaki menjadi seorang entrepreneur. Gadis kelahiran 30 Agustus 1987 ini memilih bisnis sepatu sebagai karir bisnisnya.

Ya, bisnis sepatu sepertinya jadi pilihan terbaik menurutnya. Dengan mengusung merek Drama yang merupakan akronim dari namanya ‘Dena Rachman’, ia mengusung sepatu yang ekslusif dengan terbilang unik.

Pada peluncuran perdana Drama, ia mempersembahkan sepatu dengan struktur pyramid heels dengan warna krom emas setinggi 11 cm. Sepatu ini menjadi signature heels dari brand Drama dengan tajuk “3.0”.

Koleksi perdana Spring/ Summer 2015 yang baru memulai debutnya pada pertengahan Juni ini tampil elegan dengan garis desain yang klasik, namun tetap ada sentuhan modern. Koleksi perdananya ini terdiri dari tiga bentuk pointy dan tiga bentuk round-toe dengan t-strap-ankle boots, mary jane, ragam pumps, dan strappy sandals.

Sepatu besutan Drama ini semakin ekslusif karena menggunakan bahan kulit asli. Warna Drama kali ini identik dengan tampilan warna klasik seperti hitam, putih, krem, merah marsala, cokelat, dan emas, dengan banderol harga pada kisaran US $ 165-185.

Menurut Dena, ia ingin menciptakan branding Drama yang kuat sebelum membuka toko. Branding ini juga ia lakukan dengan mengikutkannya pada pameran di ajang Jakarta Fashion Week (JFW). Ia sepenuhnya yakin akan prospek bisnis sepatu yang baik.

Menurut Dena, pasar sepatu lokal di Indonesia masih terbilang minim. Wirausaha yang membuat sepatu di Indonesia masih minim, khususnya pada sepatu berhak tinggi (high heels). Kareannya, ia pun ingin meramaikan pasar sepatu lokal.

Wanita lulusan S-2 Administrasi Bisnis di University of Bologna, Italia, dengan konsentrasi pada fashion & luxury goods ini, mengatakan bahwa pasar Indonesia masih didominasi dengan fashion di kategori pakaian dan aksesori.

Berhubung ia pun juga merupakan penggila sepatu dan sempat bekerja untuk salah satu brand sepatu desainer Italia, ia pun mantap untuk melangkahkan kaki menjadi pengusaha sepatu. Untuk memulainya, ia menggandeng rekannya bernama Anggie Kinanti Akbar.

Sementara Dena bertugas sebagai creative director, rekannya bertugas untuk memaksimalkan sales, marketing dan finance. Untuk bagian produksinya, mereka lebih memilih merekrut secara outsource.

Keinginannya untuk berbisnis memang sudah terpikir sejak dulu. Dena bahkan mengambil kuliah S 1 di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia Jurusan Komunikasi, sehingga bisa belajar banyak mengenai marketing communication.

Kemudian, untuk melengkapi bekal bisnisnya, ia pun terbang ke Italia untuk menyelesaikan program S-2. Menurutnya, kini bekalnya telah cukup. Ia telah mendapatkan ilmu, pengalaman dan modal yang cukup untuk dapat langsung membuka bisnis produk sepatu.

Ia berkisah bahwa pembukaan produk sepatu ini pun butuh perjuangan. Idenya untuk membuat produk sepatu high heels dengan struktur piramida yang merupakan keunikan Drama sebetulnya telah muncul sejak tahun 2013.

Dari mulai ide itu tercetus sampai produk siap diluncurkan ternyata memakan waktu hingga 1,5 tahun. Selama masa itu, Dena melewati trial and error untuk mencari dan melakukan serangkaian tes penting demi memaksimalkan produk sepatunya seperti tes bentuk kaki, bentuk sepatu, logo, branding, dan termasuk juga pengaturan manajemen lainnya.

Akhirnya, Drama terlahir sebagai image karakter perempuan yang cantik, seksi, elegan, tetapi berani. Lebih dari itu, setiap sepatu produksinya pun menggambarkan personal story pemakainya dan diusahakan agar sesuai dengan karakter mereka.

Jadi, sepatunya tidak sekedar klasik dan feminine saja, melainkan juga punya karakter yang menarik serta ekslusif. Keunikan sepati yang paling utama terletak pada bagian heels yang memiliki struktur piramida berwarna krom emas dengan tinggi 11 cm.

Drama saat ini dipasarkan melalui online di Zalora dan melalui offline di department store Galeries Lafayette. Pemasarannya memang masih terbatas karena ia ingin membuat sepatunya benar-benar ekslusif.

Author: 
    author

    Related Post

    Comments are closed.